Category Hewan

Mengenal Kandungan Dalam Produk Anti Rayap di Pasaran

Anda memang bisa membeli jasa anti rayap jakarta. Produk yang juga banyak dijual secara online ini juga ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau. Tak salah jika Anda berpikiran ingin melakukan pembasmian rayap sendiri di rumah. Namun ingat bahwa Anda berurusan dengan rayap dan bahan kimia yang justru bisa berbahaya bagi penghuni rumah.

Zat Kimia untuk Mengatasi Serangan Rayap

Ada berbagai macam bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi rayap di rumah. Namun saat efektifitas mereka diragukan, mungkin Anda ingin meningkatkan upaya mandiri sebelum memanggil jasa pembasmi rayap profesional. Membeli produk anti rayap dan menggunakan panduan di label ataupun YouTube biasanya menjadi tahapan yang dilakukan.

Nah, apabila Anda ingin mencobanya sendiri, setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil yang didapat sesuai harapan dan tetap aman bagi keluarga dan peliharaan di rumah. Mulai dari efektifitas profuk, cara penggunaan dan kandungan bahan kimianya. Kali ini, kita akan membahas tentang macam-macam kandungan dalam produk anti rayap populer di pasaran.

Neonicotinoid

Produk dengan kandungan neonicotinoid dikenal sebagai produk yang lebih bersahabat bagi manusia, peliharaan (asal bukan serangga) dan lingkungan. Hal ini karena zat neonicotinoid hanya mempengaruhi serangga termasuk rayap. Zat ini bekerja mengacaukan sistem saraf rayap yang masih menjadi salah satu cara paling efektif karena rayap tidak mengenalinya. 

Phenylpyrazole

Zat ini biasanya digunakan dalam dosis yang sangat sedikit karena bisa membahayakan bagi manusia dan peliharaan. Namun meskipun kadarnya rendah, dosisi ini sudah cukup untuk mengganggu transmisi saraf rayap. Kelebihan lainnya dari bahan ini adalah ia tidak bisa dideteksi oleh rayap sehingga zat fipronil tak terelakkan oleh rayap, tergantung bagaimana Anda mengaplikasikannya.

Phenylpyrrole  

Menggunakan cara kerja yang berbeda, zat ini dapat mengganggu pernapasan rayap. Zat yang juga berbahaya bagi manusia dan peliharaan ini ternyata juga bisa ditularkan ke rayap lain, bahkan bisa mencekik satu koloni sekaligus dalam sekali aplikasi. Contoh zat phenylpyrrole yang umum digunakan untuk mengatasi rayap yaitu chlorfenapyr.

Carbamate

Zat yang juga bisa mengurangi kualitas konstruksi beton ini bekerja dalam 2 cara, menghambat pernapasan dan merusak sistem saraf rayap. Carbamate dikenal efektif membasmi rayap dan tahan terhadap cahaya maupun panas. Jenis zat yang biasanya digunakan adalah fenobucarb dan propoxur dan sebaiknya dihindari bag mereka yang sensitif terhadap bahan kimia.

Pyrethroid

Zat yang biasanya digunakan sebagai insektisida seperti pada obat nyamuk bakar ini juga efektif terhadap rayap. Namun efeknya cenderung sebagai penghalau da tidak dapat membunuh rayap. Untuk menangani rayap, zat yang berbahaya bagi ikan ini biasanya dikombinasikan dengan zat pyrethroid seperti cyfluthrin dan/atau tetramethrin.

Itulah beberapa zat yang biasanya digunakan pada produk termitisida pembasmi rayap di pasaran. Jika Anda ragu dengan pilihan produk yang ada, tak ada salahnya menghubungi jasa pembasmi rayap profesional untuk penanganan yang lebih tepat dan aman.

Read More